DISKUSI PUBLIK | Desa Gerabah: Antara Tradisi, Modernitas, dan Seni Rupa Kontemporer
Menghadirkan Iftikhar Ahmad Rajwie yang mengurai pengalamannya bersama para perajin gerabah Sitiwinangun di Cirebon, serta Arik S. Wartono yang berupaya mengangkat kembali jejak sejarah gerabah Desa Gosari, Gresik. Dua pengalaman ini membuka perspektif tentang bagaimana tradisi gerabah bertahan, beradaptasi, dan menemukan relevansinya di tengah perubahan zaman. Lebih dari sekadar keterampilan mengolah tanah liat, gerabah menyimpan pengetahuan lokal, ingatan kolektif, dan identitas masyarakat yang diwariskan lintas generasi.
Diskusi ini menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman para perajin, penelusuran sejarah, dan kemungkinan eksplorasi seni rupa kontemporer, sekaligus mempertanyakan bagaimana warisan tradisi dapat terus hidup tanpa tercerabut dari akar budayanya.